![]() |
| Sumber: akurat.co |
Hingga pukul 21:25 WIB, Selasa (13/3/2019) malam, istri
terduga teroris Abu Hamzah belum juga menyerahkan diri.
Pengepungan masih dilakukan. Detasemen khusus 88 Anti Teror
diturunkan untuk membujuk istri dari terduga teroris agar keluar dari rumah.
Diduga, anak terduga juga masih berada di dalam rumah.
Upaya membujuk juga diupayakan bersama tokoh masyarakat
setempat, Zainuddin dengan menyampaikan permintaan agar terduga menyerahkan
diri dengan pengeras suara Mesjid Al-Mukhlisin.
"Jangan kau buat macam-macam (bom) di tubuhmu, kasihan
anakmu gak berdosa dia itu," kata
Zainuddin.
Sementara itu, warga yang terus berkerumun di depan rumahnya
akhirnya digiring untuk menjauh dari pos polisi yang didirikan 100 meter dari
lokasi ledakan di Gang Kutilang.
Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja belum berkenan
memberi pernyataan resmi kepada para awak media.
"Nanti kan kalau sudah ada perkembangan, kan akan saya
diberitahu," ucap Kapolres sembari meminta awak media juga menjauh dari
lokasi yang disterilisasi.
Ledakan bom terjadi di rumah warga dimana Abu Hamzah, istri
dan anaknya tinggal. Ledakan terjadi saat Densus 88 Anti Teror melakukan
penggrebekan.
Abu Hamzah berhasil dibekuk, namun saat bersamaan istri
terduga melemparkan bom dan meledak serta melukai seorang personil Brimob dan 2
orang warga lain yang masih anak-anak.
Para korban telah dilarikan ke rumah sakit. Sementara istri
korban dan anaknya bertahan di dalam rumah. Dikabarkan, istri terduga
melilitkan diduga bom ke tubuhnya.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Adrianto juga langsung datang ke
kota Sibolga. Tim Jihandak dan ratusan polisi masih terus berjaga di lokasi
kejadian.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar